Wali Kota Andrei Angouw Sekeluarga Dukung Tahapan Coklit Pilkada 2024

Petugas Pantarlih didampingi Ketua KPU Manado Ferley Kaparang, melakukan proses coklit di kediaman Wali Kota Manado Andrei Angouw, Rabu (10/7/2024).

Manado, VivaSulut.com – Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih di kediaman Walikota Manado Andrei Angouw di Jalan Sarapung, Kota Manado, Rabu (10/7/2024) sore.

Proses coklit yang dilakukan oleh petugas pantarlih yang terdiri dari Isroyati Labaduri dan Nurlaila Suratinoyo, berlangsung sekitar 15 menit.

Read More

Walikota dan anggota keluarganya kemudian terdaftar di TPS 1, Kelurahan Lawangirung.

Usai melakukan coklit, petugas pantarlih menyerahkan bukti coklit yang diterima langsung oleh Walikota Andrei Angouw.

Setelah itu dilanjutkan dengan pemasangan stiker coklit di kaca jendela menandakan walikota dan keluarganya telah tercatat sebagai pemilih.

Walikota Andrei Angouw usai proses coklit menyebut menyertakan lima anggota keluarga termasuk dirinya yakni ibu kandung, istri serta dua anaknya.

Ia berharap semua masyarakat untuk dicoklit sehingga Pilkada bisa berjalan lancar dan maksimal.

“Karena partisipasi masyarakat dalam pilkada nanti untuk menentukan masa depan kita bersama,” ungkapnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manado Ferley Kaparang yang mendampingi walikota pada proses coklit mengatakan saat ini KPU sedang melakukan penyesuaian di data Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) dan data yang ada di aplikasi.

Mengingat data di KPU Provinsi (Sulut) yang sudah masuk dalam 99,99%.

Sementara untuk sisa 0,1 persen warga yang belum dicoklit, Ferley mengatakan warga tersebut tidak mungkin dianggap memenuhi syarat (MS), apabila tidak dikunjungi oleh petugas Pantarlih.

“Nanti ada temuan nanti dari Bawaslu,” kata Ferley.

Sementara Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Manado Bryliant Maengko mengapresiasi jajaran KPU yang telah melaksanakan tahapan coklit hingga 99%.

Namun jajarannya masih terus mengawasi dan melakukan uji petik.

“Jadi kami melakukan uji petik apa benar pantarlih datang ke rumah-rumah, keluarga yang ada, apabila mereka melakukan coklit atau tidak. Itu sementara kami uji petik dan nanti hasilnya mungkin akan kami sampaikan,” tandasnya.

(***/Finda Muhtar)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *