Bupati Joune Ganda Berbagi Strategi Penanggulangan Bencana di Forum Internasional 

Bupati Minut Joune Ganda

Jakarta, VivaSulut.com – Gerak cepat Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, dalam penanggulangan bencana mendapat apresiasi dari para kepala daerah di Indonesia, bahkan internasional.

Tak ayal Bupati Joune Ganda diundang menjadi salah satu pembicara dalam Crisis Management Conference (CMC) 2024 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Read More

Bupati Minut Joune Ganda mengikuti event internasional Crisis Management Conference (CMC) 2024.

Acara ini berlangsung pada 29 hingga 31 Mei 2024 di The Langham Hotel, Jakarta.

Dalam konferensi tersebut, Bupati Joune Ganda membawakan materi berjudul Crisis Communication Strategies and Collaboration in Disaster Management atau Strategi dan Kolaborasi Komunikasi Penanganan Krisis dalam Penanggulangan Bencana.

Materi ini membahas berbagai strategi efektif dalam mengelola komunikasi krisis dan pentingnya kolaborasi antar instansi dalam menghadapi bencana.

Bupati Joune Ganda memantau perkembangan penanganan bencana serta meninjau langsung ke lokasi bencana.

Materi ini membahas berbagai strategi efektif dalam mengelola komunikasi krisis dan pentingnya kolaborasi antar instansi dalam menghadapi bencana

“Kegiatan ini merupakan forum bagi kota-kota di Asia dan dunia untuk berkomunikasi, saling bertukar pengalaman dan diskusi, serta membangun kerja sama di bidang mitigasi dan penanggulangan bencana,” kata Bupati Joune Ganda.

CMC 2024 adalah kegiatan internasional yang fokus pada penanggulangan bencana, menghadirkan berbagai narasumber dari berbagai negara untuk berbagi pengalaman dan strategi.

Bupati Minut Joune Ganda memimpin rapat secara online untuk melakukan upaya penanganan bencana secara cepat dan tepat.

Konferensi ini menjadi wadah penting bagi pemerintah daerah untuk belajar dan mengadopsi praktik terbaik dalam manajemen krisis.

Partisipasi Bupati Joune Ganda dalam konferensi ini menunjukkan komitmen Kabupaten Minahasa Utara dalam meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana melalui strategi komunikasi yang efektif dan kolaborasi yang kuat dengan berbagai pihak.

(***/Finda Muhtar)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *