Bitung, VivaSulut.com – Raut kelelahan tergambar jelas di wajah Camat Lembeh Utara, Jemmy Bungi saat memimpin langsung proses pembersihan material longsor yang menutup sejumlah akses di wilayahnya.
Jemmy mengaku belum bisa beristirahat dengan baik semenjak beberapa lokasi terdampak bencana banjir, longsor dan pohon tumbang di wilayahnya pasca hujan disertai angin pada Sabtu (6/4/2024) hingga Minggu (7/4/2024).
“Akses yang tertutup material longsor belum rampung. Makanya sampai hari ini, alat berat masih bekerja membersihkan beberapa lokasi longsor,” kata Jemmy, Selasa (9/4/2024).
Ia mengaku mendapat instruksi dari Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri untuk fokus membersihkan material longsor yang menutup akses penghubung antar kelurahan.
Tujuannya, agar tidak ada kelurahan yang terisolir serta memudahkan mendistribusikan bantuan dan pengecekan lokasi-lokasi pemukiman warga yang terdampak bencana.
“Longsor tidak hanya menutup jalan, tapi juga memutus aliran listrik ke pemukiman warga. Makanya, fokus untuk pembersihan agar instansi lain bisa mobile melakukan perbaikan,” katanya.
Selain jalan, lanjut Jemmy, warga juga bergotongroyong membantu warga yang terdapak bencana.
“Bantuan tanggap darurat dari pemerintah sudah disalurkan dan data warga terdampak terus di-update, termasuk penambahan alat berat untuk mempercepat proses pembersihan material longsor,” katanya.
Sementara itu, dari informasi, ada 13 sampai 20an lokasi longsor yang menutup akses antar kelurahan di Pulau Lembeh dan proses pembersihan masih terus dilakukan pemerintah.
(redaksi)