MEMILIKI anak yang susah makan atau pemilih makanan kerap membuat orang tua khawatir. Jika dibiarkan, hal ini bisa saja berdampak buruk seperti masalah gizi dan mengganggu perkembangan kognitif serta perkembangan fisik anak.
Berikut ini lima cara yang dapat dicoba untuk meningkatkan nafsu makan si kecil.
- Buatkan kreasi makanan menarik dan baru
Mungkin anak bosan dengan makanan yang sama setiap hari sehingga menolak makanan tersebut. Coba buat aneka makanan kreasi baru dengan mengkombinasikan sayur dan buah dengan warna berbeda. Sajikan bersama sumber karbohidrat, protein dan lemak dalam porsi makan yang seimbang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak. Sajian berwarna-warni yang menarik mata ini bisa membuat waktu makan anak menjadi menyenangkan.
- Libatkan anak saat menyiapkan makanan
Coba cara baru dengan mengajak anak berbelanja kemudian memasak bersama. Anak pasti akan merasa penasaran dengan rasa makanan buatannya sendiri. Kegiatan memasak bersama ini, orang tua memiliki kesempatan untuk mengetahui jenis makanan yang disukai anak sekaligus menjelaskan nutrisi yang baik. Dengan cara ini, anak akan lebih bersemangat saat makan.
- Makan bersama teman
Cara lain yang dapat dicoba adalah dengan mengundang beberapa teman si kecil ke rumah untuk makan bersama. Anak biasanya akan makan lebih banyak saat bersama dengan teman-temannya. Saat makan bersama teman, ia pun menjadi lebih bersemangat apalagi jika melihat temannya bisa menghabiskan makanan.
- Cipkatan waktu makan yang nyaman
Agar anak fokus di waktu makan, jauhkan dari televisi, hewan peliharaan dan mainan. Jangan marahi atau memaksa anak untuk makan karena bisa membuat nafsu makannya hilang. Ciptakan rasa nyaman dengan membiarkan anak mengambil makanan dengan tangannya sendiri jika ingin. Ini memberikannya kesempatan untuk belajar berbagai tekstur makanan. Jika merasa nyaman, anak akan lebih semangat untuk makan.
- Variasikan dengan makanan favorit anak
Saat anak tidak mau makan, coba variasikan menu makan sehari-hari dengan makanan favoritnya. Cara ini akan memancing nafsu makan anak sekaligus tetap memperhatikan asupan nutrisinya.(Laya Dewi)