Minut, VivaSulut.Com : Kekayaan Alam Kabupaten Minahasa Utara tidak diragukan lagi.
Sejumlah Destinasi sudah dan sementara dikembangkan oleh Top Leader Minut Bupati Joune Ganda SE MAP dan Wakil Bupati Kevin W Lotulung SH MH.
Tak tanggung tanggung, Minut kini menjadi magnet bagi Turis Lokal dan Mancanegara apalagi Likupang masuk dalam DPSP bahkan sejumlah Desa juga mendapat predikat Desa Wisata Tingkat Nasional.

Untuk lebih meningkatkan daya tarik dunia Pariwisata di Minut, Pemkab Melalui Dinas Pariwisata Minut melakukan sejumlah Terobosan dalam menunjang kepariwisataan di Bumi Tonsea diantaranya lewat Pelatihan.
Seperti yang dilaksanakan di Desa Kimabajo Kecamatan Wori, selama 3 Hari (13 hingga 15 Juli 2022) Dinas yang dipimpin Audy Sambul memberikan pelatihan bagi 40 Peserta perwakilan dari 20 Desa Wisata kategori Rintisan dan Berkembang di Minahasa Utara.

Para peserta mendapatkan Ilmu pengelolaan Desa Wisata dengan Pemateri dari Praktisi Pengelola Desa Wisata , Asesor Kompetensi pariwisata dan Dari Asosiasi Desa Wisata (ASIDEWI) Sulawesi Utara Prof.Dr.Bet Lagarense,MM.Tour dan Dr.Pratidina Tenda,SPd,M.Hum.
” Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi pengelolaan Desa wisata yang baik karena Desa wisata adalah desa yang dijadikan tempat wisata karena daya tarik yang dimilikinya. Bagaimana kita menyajikan integrasi antara atraksi, akomodasi dan fasilitas pendukung serta kiat kiat dalam memaduhkan suatu struktur kehidupan masyarakat yang menyatu dengan tata cara dan tradisi yang berlaku,” Kata Kepala Dinas Pariwisata Minut Audy Sambul, Jumat (15/7/2022).

Sambul menambahkan Strategi yang tepat dalam mengembangkan desa wisata di Indonesia adalah melalui konsep Bhinneka Tunggal Ika yang mencerminkan keberagaman kebudayaan, tradisi, keindahan alam, kerajinan dan lain yang menjadi identitas kemudian menjadi satu konsentrasi destinasi wisata.
” Harapan tentu lewat pelatihan ini bisa menghadirkan strategi strategi jitu oleh para peserta dalam mengelola Desa Wisata yang baik yang juga menunjang Program Hebat Bupati Bapak Joune Ganda dan Bapak Kevin Lotulung,” Kata Sambul.

Ke 40 Peserta Pelatihan perwakilan dari 20 Desa Wisata kategori Rintisan dan Berkembang di Minahasa Utara ini, selain mendapat Materi terkait pengelolaan Desa Wisata, juga melakukan Praktek Lapangan agar peserta bisa berhadapan langsung dengan masyarakat dan mengimplementasikan materi yang diperoleh selama Pelatihan.
(Diana)