Minut, VivaSulut.com – Aksi protes penambang dari desa tatelu rondor, warukapas, tatelu dan desa sekitar
Mencuat. Pasalnya para penambang ini menolak adanya rencana eksplorasi yang diduga akan dilakukan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN) bersama PT Iyosa di lokasi lahan tambang rakyat yang saat ini adalah Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) Tatelu.
Aksi penolakan pada rabu (10/2/2021) tersebut juga dipicu ada alat berat dari perusahaan yang telah turun ke lokasi WPR Tatelu.
“Areal saat adalah tempat kami mencari sesuap nasi, sehingga kami menolak adanya aktivitas TTN disini, kami minta agar pihak TTN segera hentikan aktifitas mereka di WPR ini, ” ujar Victor Kamagi warga setempat.
Senada juga diungkapkan nofki rumagit warga tatelu.
” ini sebagai spontanitas keresahan warga yang perekonomiannya terancam, jelas sangat meresahkan warga penambang yang menggantungkan hidup dengan bekerja di WPR, sehingga kami menolak kehadiran perusahaan di lokasi pekerjaan kami,” Tegas Rumagit.
Saat mengelar aksi protes tersebut langsung pendapat pengamanan dari pihak aparat hukum.
” Saya mohon bapak bapak semua untuk tidak melakukan kumpul kumpul seperti ini. Kita harus juga memperhatikan protokol kesehatan. Saya akan melakukan koordinasi terkait hal ini dan kita akan duduk bersama namun hanya perwakilan saja kami mohon jaga keamanan bersama,” ucap Kapolres Minut AKBP Grace Rahakbau SIK Msi saat berupaya menenangkan aksi protes para penambang .
Selain kepolisian juga terpantau hadir Camat Dimembe Ansye Dengah dan Hukum Tua Desa Tatelu John Lausan.
“Semua masih terkendali. Kami juga menyatakan terima kasih kepada Kapolres Minut yang sudah membantu melakukan pengamanan bahkan melakukan negosiasi pertemuan antara pemilik lahan, penambang serta pihak TTN,” kata Lausan.
(Dy)
Tolak Pengoperasian TTN Di WPR Penambang Tatelu Unjuk Rasa

While overall survival data are not yet available for the PALOMA 2 randomized controlled trial, these results expand our understanding of clinical outcomes in the real world setting and provide additional evidence regarding the use of palbociclib in combination with an aromatase inhibitor as a first line treatment of patients with HR HER2 MBC purchasing cialis online