Bitung, VivaSulut.com – Salah satu program yang dinanti-nantikan warga jelang hari raya keagamaan adalah pembagian daging.
Daging babi bagi warga yang akan merayakan Natal dan daging sapi bagi warga Muslim jelang Lebaran.
Namun sayangnya, program yang dirasakan langsung masyarakat jelang hari raya keagamaan ini enggan dilanjutkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Hengky Honandar-Randito Maringka.
Padahal program ini sudah berjalan dari 2022 hingga 2024. Tapi sangat disayangkan, program ini tak dilanjutkan kendati sangat membantu warga jelang hari raya keagamaan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bitung, Steven Prok tak menampik jika program yang dana awalnya bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) kemudian dialokasikan di APBD, tidak lagi dilanjutkan.
“Untuk tahun ini belum ada program bagi-bagi daging,” kata Steven, Kamis (27/3/2025).
Steven tidak memberikan penjelasan kenapa sampai program bagi-bagi daging tidak dilanjutkan. Apakah karena tidak dianggarkan atau dihilangkan akibat kebijakan efisiensi anggaran.
Dari data, tercatat di 2022 sebanyak 32.574 kilo gram (kg) daging babi dan 8.333 kg daging sapi disalurkan ke tempat ibadah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.
Penyaluran daging dilakukan secara bertahap dan tiap keluarga mendapatkan 1 kg daging.
Adapun anggaran pengadaan daging bersumber dari DID untuk intervensi laju inflasi di daerah sebesar Rp 1.5 miliar. Kemudian diplot di APBD 2023 sebesar Rp 1.5 miliar untuk pengadaan daging babi dan sapi.
(redaksi)