Bitung, VivaSulut.com – Indikasi menggagalkan pembahasan APBD 2025 kembali dilakoni sejumlah anggota DPRD Kota Bitung. Operasi ini berjalan mulus di pembahasan APBD Perubahan 2024 dan kuat dugaan hal serupa bakal diterapkan di proses pembahasan APBD 2025.
Indikasi itu berdasarkan upaya pembahasan yang dilakukan pekan lalu yang hanya dihadiri dua anggota DPRD dan kembali diagendakan, Senin (25/11/2024).
Namun agenda Rapat Paripurna DPRD Kota Bitung dalam rangka pembahasan APBD 2025 lagi-lagi tak berjalan mulus dan harus diskors dua kali.
Informasinya, penyebab paripurna diskors, karena jumlah anggota DPRD yang hadir belum quorum atau kurang dari setengah dari jumlah anggota DPRD.
Bahkan, sampai rapat paripurna dilanjutkan, empat anggota Fraksi Partai NasDem, yakni, Alexander Wenas, Ramlan Ifran, Keegan Kojoh dan Handry Anugerahang tak kunjung muncul.
Selain itu, Fraksi Partai Gerindra juga hanya dihadiri oleh dua anggotanya, yakni, Ronal Gunawan Kansil dan Raymond Oentomo serta Imran Lakodi.
Sedangkan empat lainnya, yaitu, Denny Liemitang, Yani Ponengoh, Rudolf Wantah dan Inggrit Janis tak terlihat.
Raymond Oentomo yang diwawancarai usai gelaran rapat Paripurna, menjelaskan jika dirinya sudah menanyakan di group WhatsApp fraksi terkait kehadiran pada rapat paripurna tersebut.
“Saya sudah tanya juga di grup WA. Tapi tidak ada yang respon,” kata Raymond.
Sementara itu, rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Bitung, Vivi J Ganap didampingi Wakil Ketua, Ronald Gunawan Kansil dan dihadiri Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri bersama perwakilan Forkopimda dan sejumlah kepala perangkat daerah.
Berikut daftar hadir anggota DPRD Kota Bitung;
1. Fraksi PDI Perjuangan
– Vivi J. Ganap
– Aldo N. Ratungalo
– Henkie Tumangkeng
– Yosef Katopo
– Ahmad Syafrudin Ila
– Maikel B. Walewangko
– Nicodemus Gabriel
– Nabsar Badoa
– Juliwati D. Suawa
2. Fraksi Gerindra
– Raymond Oentomo
– Ronald Gunawan Kansil
– Imran Lakodi
Fraksi Golkar
– Cherry Mamesah
– Gerald Podomi
Fraksi Demokrat
– Frangky Julianto
– Abigail Sigarlaki
Fraksi NasDem
– Devie Barakati.
(redaksi)