Cerita Geraldi Mantiri Terjun ke Politik: Tak Ada Hak Istimewa di PDI Perjuangan

Bitung, VivaSulut.com – Geraldi Mantiri menceritakan bagaiman ia meniti karir di dunia politik yang ia mulai dari bawah, simpatisan hingga jadi kader dan pengurus PDI Perjuangan.

Geraldi mengaku tidak ada hak istimewa yang ia dapatkan, kendati ayahnya adalah Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bitung.

Bacaan Lainnya

“Papa (Maurits,red) malah melarang saya untuk terjun ke dunia politik apalagi menjadi kader PDI Perjuangan,” kata Geraldi di Tribun podcast, Selasa (3/9/2024).

“Papa mau saya fokus ke usaha sesuai dengan disiplin ilmu saat kuliah,” sambungnya.

Kendati dilarang, Geraldi, secara diam-diam tetap mengikuti kegaitan-kegiatan partai sambil belajar seperti apa menjadi kader PDI Perjuangan. Ia bergaul dengan pengurus dan senior-senior PDI Perjuangan. Semua itu ia lakukan tanpa sepengetahuan Maurits.

“Bahkan ketika nama saya diusulkan PAC untuk masuk calon legislatif, Papa meminta agar dicoret dengan alasan belum siap sehingga fokus saja ke usaha,” katanya.

Namun, sejumlah pengurus DPC diam-diam tetap memasukkan namanya sebagai calon legislatif Dapil Ranowulu-Matuari bersama sembilan kader lainnya. Usulan itu dimasukkan ke DPD untuk selanjutnya dibahas lewat pleno dan nama Geraldi ada di urutan paling bawah.

“Waktu pemabahasan di DPP, Papa kaget karena nama saya tetap ada di antara sepuluh nama calon dari Dapil Ranowulu-Matuari,” katanya.

Steven Kandouw dan Franky Wongkar yang memimpin pleno saat itu, kata dia, langsung meminta agar namanya dipindahkan ke nomor urut satu. Mendengar putusan itu, Maurits hanya bisa tertunduk.

“Pelajaran yang sata petik, Papa ingin mengajarkan kepada saya agar berusaha sendiri tanpa mengharapkan hak istimewa atau kemudahan. Papa membiarkan saya meniti karir dari bawah tanpa embel-embel nama besarnya,” katanya.

Bakal calon wali kota ini juga menyampaikan alasan dirinya terjun ke dunia politik hingga menjadi anggota DPRD, tak lain dari kegelihan ingin memberdayakan anak muda Kota Bitung.

Ia mengaku sebelum menjadi anggota DPRD, kegelisahan anak muda yang ia serap dari komunitas-komunitas untuk ikut ambil bagian membangun kota.

“Saya sebagai anggota DPRD ingin menjembatani kegelisahan anak muda dengan Pemkot Bitung. Dan hasilnya, dalam sejumlah iven komunitas-komunitas menjadi patner Pemkot,” katanya.

Secara pribadi, Geraldi menyampaikan terima kasih kepada Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bitung, Aldo Nova Ratungalo dan Kepala Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kota Bitung, Suleman Luawo yang membantu serta membimbing meniti karir politik di PDI Perjuangan.

Juga kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut, Olly Dondokambey serta Steven dan Franky serta kader serta simpatiasan PDI Perjuangan.

“Kedua orang tua dan istri yang selalu mensuport. Tanpa mereka semua, saya tidak akan sampai ke tahap ini. Terima kasih,” katanya.

(redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *