Wabup Kevin Lotulung dan Istri Lihai Jadi Pedagang Sehari di Gerakan Pasar Murah Kecamatan Kalawat

Wabup Minut Kevin Lotulung dan istri, Kristi Karla Arina, tampak lihai menjajakan bahan pokok untuk masyarakat.

Manado, VivaSulut.com – Wakil Bupati Kevin William Lotulung bersama istri Kristi Karla Arina, antusias menjajakan bahan pokok di Gerakan Pasar Murah (GPM) Pemkab Minahasa Utara, yang dilaksanakan di Desa Kawangkoan Baru, Kecamatan Kalawat, Selasa, (3/9/2024).

Sebagai pedagang sehari, Wabup Kevin Lotulung dan istri tampak lihai menjual dagangannya dengan ‘harga miring’.

Bacaan Lainnya

Ini sebagai komitmen kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung (JGKWL) untuk mensejahterakan warga Minahasa Utara, salah satunya dengan mengendalikan inflasi di Kabupaten Minahasa Utara.

Berbagai sembako yang dijual melalui intansi teknis Dinas Pangan Minut ini berupa, beras, telur, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, cabe rawit/keriting, tomat.

Untuk beras SPHP kemasan 5 Kg seharga Rp59.000 per pak, telur ayam Rp48.000 per baki (30 butir), minyak goreng Rp12.500 per Kg, gula pasir Rp13.000 per Kg, cabe rawit Rp45.000 Kg, tomat Rp3000 Kg, cabe keriting Rp30.000 per Kg, bawang putih Rp30.000 per Kg, bawang merah Rp20.000 per Kg.

Dengan sabar Kevin Lotulung bersama Kristi Karla Arina melayani para pembeli yang mencari bahan pokok sesuai dengan kebutuhan mereka.

“Ya ini bu telurnya, hati-hati jangan sampai pecah. Beras dan minyak gorengnya di meja sebelah bu,” ujar Kevin ramah kepada seorang ibu pembeli bak pedagang profesional.

“Silahkan bu, minyak goreng dan gula harganya terjangkau,” tambah Kristi Arina di meja sebelah didampingi Camat Kalawat dan sejumlah Kepala OPD yang terkait dengan TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah.

Sebelum jualan bapok, Kevin Lotulung dalam sambutannya mengatakan program Gerakan Pasar Murah (GPM) di Kecamatan Kalawat Baru merupakan kali keenam dilaksanakan Pemkab Minut.

Sebelumnya telah dilaksanakan di Kecamatan Airmadidi, Kauditan, Dimembe, Likupang Timur dan Kema.

“Tujuan utamanya membantu masyarakat mendapatkan pangan murah,” kata Lotulung.

GPM ini terlaksana bekerjasama dengan Perum Bulog, distributor telur, dan pelaku usaha pangan lainnya.

Ikut hadir dalam kegiatan ini Kadis Perdagangan Maximilian Tapada, Kadis Pertanian Wangke Karundeng, Kadis Pangan Jofieta Supit, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Fredriek Tulengkey, Kadis Perhubungan Bobby Nayoan, dan Camat Kalawat Indri Nassa.

(ADVETORIAL/Finda Muhtar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *