Merengek Endorse Kaesang, Mampukah Melky Pangemanan Rebut KIM di Pilbup Minut?

Ketua PSI Sulut Melky Pangemanan mendapat dukungan Kaesang Pangarep untuk bertarung di Pilbup Minut.

Catatan:
Finda Muhtar, Jurnalis

PUBLIK Minahasa Utara (Minut) disuguhi sejumlah nama-nama kandidat yang menyatakan diri siap bertarung di Pilbup Minut 2024.

Bacaan Lainnya

Petahana Joune Ganda – Kevin William Lotulung (JGKWL) menjadi yang paling siap untuk mendaftar karena diusung PDI Perjuangan, peraih 10 kursi di DPRD Minut.

Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, pasal 5 ayat (2) berbunyi; Persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), yaitu Partai Politik atau Gabungan Partai Politik yang memperoleh paling sedikit 20% dari jumlah kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau 25% dari akumulasi perolehan suara sah dalam Pemilu Terakhir.

Menghitung syarat pencalonan sebagaimana dimaksud dengan jumlah perolehan kursi di DPRD Minut sebanyak 30 kursi, maka syarat pencalonan yaitu minimal 6 kursi untuk dapat mengusung bakal calon kepala daerah.

Calon lainnya yaitu Bupati Minut periode 2008-2015, Sompie Singal juga merupakan saingan kuat JGKWL pada Pilbup 2020 dengan perolehan suara 31.763 suara.

Ketiga, muncul nama Ketua PSI Sulut Melky Pangemanan, sebagai anggota DPRD Sulut periode 2019-2024 dan terpilih kembali di Pileg 2024.

Ia harus bersaing keras menghadapi lawan tanding yang punya basis massa kuat.

Salah satu strategi untuk menaikkan elektabilitasnya, yaitu endorse dari Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, yaitu anak Presiden Joko Widodo (Jokowi), serta adik dari Wakil Presiden RI terpilih, Gibran Rakabuming Raka.

Itu terlihat dari berbagai baliho yang ditebar, dimana foto Melky dipasangkan dengan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka. Juga Presiden Jokowi dan Kaesang Pangarep.

Plus janji pembangunan daerah lebih cepat karena tegak lurus dengan pemerintah pusat.

PSI merupakan salah satu partai politik anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang memenangkan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029.

Koalisi Indonesia Maju (KIM) atau Bersama Indonesia Maju, sebelumnya bernama Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

Koalisi ini bentukan dari penggabungan kekuatan 10 partai politik, empat partai politik parlemen yaitu Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, empat partai non-parlemen yaitu PBB, Partai Gelora Indonesia, PSI, Partai Garuda, satu partai lokal yaitu Partai Aceh dan satu partai nonpartisipan Pemilu 2024 yaitu PRIMA.

Melky Pangemanan sebagai Ketua PSI Sulut bila dipasangkan dengan Christian Kamagi, suami dari Ketua Partai Gerindra Minut Cynthia Erkles, maka tinggal butuh 1 kursi lagi untuk dapat diusung menjadi pasangan calon.

Dihitung dari jumlah suara di DPRD Minut, Gerindra memperoleh 4 kursi dan PSI 1 kursi.

Namun, Christian Kamagi juga ramai dipasangkan dengan Sompie Singal. Koalisi KIM di Minut juga belum sepenuhnya solid.

Partai Golkar dan PBB hingga kini belum mengambil sikap terkait arah dukungannya dan siapa calon yang akan dibawa ke Pilbup Minut 2024.

Pasangan Sompie Singal – Reynald Tuwaidan butuh dukungan partai karena keduanya bukan petinggi partai politik.

Adalah Reynald Tuwaidan, satu-satunya kader Partai Golkar Minut yang diunggulkan untuk ikut bertarung di Pilbup Minut 2024.

Bila Sompie Singal mendapat restu dari Partai Demokrat (4 kursi di DPRD Minut) dan Reynald Tuwaidan mendapat restu dari Partai Golkar (5 kursi di DPRD Minut) sebagai pasangan calon, tentunya akan menjadi lawan tanding yang kuat bagi JGKWL maupun Melky Pangemanan – Christian Kamagi.

Reynald Tuwaidan sendiri secara personal mendapat 14 ribu suara dalam Pileg DPRD Sulut baru-baru ini yang mendongkrak suara Partai Golkar mencapai lebih dari 45 ribu suara untuk Dapil Bitung-Minut.

Hanya saja, selisih tipis suara dengan Ketua Golkar Bitung Cindy Wurangian, ditambah perolehan kursi PDI Perjuangan, membuat Golkar gagal meraih 2 kursi di DPRD Sulut.

Di sisi lain, JGKWL masih merupakan lawan tanding yang hebat di Pilbup Minut 2024.

Sebagai petahana dengan perolehan kursi 69.633 suara pada Pilbup Minut 2020, serta diusung PDI Perjuangan sebagai partai peroleh suara terbanyak pada Pileg 2024, maka sulit untuk menaklukkan JGKWL.

Melky Pangemanan, sang pendatang baru, butuh keyakinan kuat untuk melepas kursinya di DPRD Sulut.

Kemenangan Melky Pangemanan akan lebih mudah yaitu bila koalisi KIM benar-benar solid dan terjadi head to head dengan PDI Perjuangan di Pilbup Minut.

Namun, politik di Bumi Tonsea selalu menarik untuk diikuti, terlebih berkaca dari drama gonta ganti arah dukungan partai politik terhadap pasangan calon pada Pilbup Minut 2020.

Akankah terjadi head to head Melky Pangemanan – Christian Kamagi versus Joune Ganda – Kevin William Lotulung?

Atau sebaliknya, head to head antara Sompie Singal – Reynald Tuwaidan versus Joune Ganda – Kevin William Lotulung?

Apakah Melky Jakhin Pangemanan (MJP) bakal mendapat dukungan penuh dari KIM? Atau haruskah ia merengek endorse Kaesang?

(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *