Bitung, VivaSulut.com – Rekapitulasi suara di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilu 2024 molor. Molornya rekapitulasi tidak terlepas dengan berbagai persoalan yang dihadapi PPK saat proses pleno.
Dari info KPU Kota Bitung, memasuki hari ke tiga belas, masih ada tiga kecamatan dari delapan kecamatan yang belum menyelesaikan tahapan pleno.
Ketiga kecamatan itu adalah Kecamatan Aertembaga, Kecamatan Girian dan Kecematan Matuari.
Menurut Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Kota Bitung, Arham Lakue menyatakan, sejak awal JPPR telah melakukan kajian mendalam saat kotak suara masih di tingkat KPPS.
“Salah satu persoalan saat rekapitulasi di tingkat PPK adalah banyaknya ketidakcocokan data C Hasil. Makanya, sejak awal rekapitulasi suara kami lebih kepada mendorong teman-teman saksi partai politik agar lebih teliti,” kata Arham, Selasa (27/2/2024).
Terkait tiga kecamatan yang belum merampungkan tahapan pleno, Arham menyatakan ada hal yang cukup menarik. Yakni kecamatan yang jumlah TPSnya jauh lebih dulu rampung, tapi tiga kecamatan yang jumlah TPSnya hanya puluhan belum juga rampung.
Ia mencontohkan jumlah TPS di Kecamatan Madidir ada 108 TPS dan Kecamatan Maesa ada 118 TPS tapi lebih dulu rampung, sedangkan Kecamatan Aertembaga ada 93 TPS dan Kecamatan Girian ada 111 TPS dan Kecamatan Matuari ada 111 TPS tapi belum rampung.
Pun demikian, Arham menyatakan, tidak mempersoalkan soal molornya rekapitulasi di PPK. Karena menurutnya, hal tersebut mencerminkan saksi-saksi partai politik saat ini sedang menjalankan perannya dengan baik.
“Kalau terlalu cepat juga akan rawan. Peran dari saksi-saksi parpol saat ini sebenarnya cukup membantu KPU. Mereka sedang membongkar ketidakcocokan data C Hasil dan ini bagian dari proses menjaga demokrasi,” katanya.
Ketua KPU Kota Bitung, Deslie Sumampouw tidak menampik jika masih ada tiga kecamatan yang belum merampungkan tahapan pleno. Tiga kecamatan itu, kata Deslie menjadi perhatian komisioner KPU Kota Bitung dengan aktif memantau proses pleno yang sementara berlangsung.
“Tentu yang belum merampungkan tahapan pleno sampai hari ini akan menjadi bahan evaluasi. SDM yang mengisi komposisi PPK di tiga kecamatan bakal dievaluasi untuk perekrutan PPK Pilkada,” kata Deslie.
Berikut data tahapan pleno PPK di delapan kecamatan;
– Aertembaga ada 93 TPS, rampung 73 TPS atau 78%
– Girian ada 111 TPS, rampung 79 TPS atau 71%
– Lembeh Selatan ada 34 TPS, rampung 34 TPS atau 100%
– Lembeh Utara ada 33 TPS, rampung 33 TPS atau 100%
– Madidir ada 108 TPS, rampung 108 TPS atau 100%
– Maesa ada 118 TPS, rampung 118 TPS atau 100%
– Matuari ada 111 TPS , rampung 101 TPS atau 91%
– Ranowulu ada 67 TPS, rampung 67 TPS atau 100%.
(redaksi)